All about Innovation💡, Law⚖️, Management📝, & Soccer⚽

IWA

Jumat, 03 Agustus 2018

Kemerdekaan, Sejarah, & Inovasi Lomba 17 Agustusan

    Setiap tanggal 17 Agustus menjadi tanggal yang bersejarah dan membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia, karena pada tanggal tersebut merupakan hari kemerdekaan negara Indonesia. Merdeka berarti bebas dari segala bentuk penjajahan dan mampu berdiri sendiri tanpa ketergantungan bangsa lain. Merdeka bentuk kata kerja, maka, jika diberi imbuhan ke-an (kemerdekaan) menjadi kata benda. Kemerdekaan merupakan suatu kondisi di mana negara meraih hak kendali penuh atas seluruh wilayah bagian negaranya dan di saat seseorang mendapatkan hak untuk mengendalikan dirinya sendiri tanpa campur tangan orang lain dan atau tidak bergantung pada orang lain lagi (sumber: wikipedia). Kenyataannya, negara kita, dgn sebagian besar rakyatnya memang sudah terbebas dari penjajahan dalam arti fisik (perang), tapi belum terbebas dari penjajahan:
1. Ekonomi, seperti kemiskinan, gap penghasilan,  negara selalu berutang ke lembaga internasional dgn dalih membangun infrastruktur tp justru bunga utang tsb menjadi penjajahan yg tdk disadari, kepentingan pihak asing yg begitu dimuliakan, sumber daya alam yg rusak krn dikuasai pihak2 tertentu, rupiah begitu rapuh (pdhl pihak asing yg berulah), dan sistem kapitalisme yg hanya menguntungkan pihak2 tertentu (yg pny power) tp menindas rakyat kecil. Ketidakadilan itulah yg membuat banyak rakyat kecil menjadi marah, nekat dan jahat, dan sikat sana sikat sini, krn merasa ada ketidakadilan ekonomi di situ. Yg kaya jadi kaya banget, yg sedang jd pas-pasan, yg miskin jadi tambah miskin. Ada lelucon yg nyelekit tp memang benar adanya, disebutkan bahwa kemiskinan di Indonesia saat ini semakin menurun, ya menurun...ke anak cucu😁
2. Kebodohan dan kerusakan moral. Semuanya bermuara dari pendidikan yg tdk merata (secara kualitas dan kuantitas) di negeri ini ditambah budaya Barat (yg jelek2nya) begitu cepatnya dicontoh, sementara budaya yg baik2nya dicuekin. Internet yg dilihat yg jelek2nya lalu ditiru, bkn yg baik2nya. Bisa juga mereka meniru tingkah laku seniornya. Di samping itu, pendidikan agama jg yg kurang akibat lingkungan tidak mendukung
3. Terakhir, Indonesia masih dijajah oleh "tikus" koruptor dan terorisme yg daya merusaknya jauh lbh tinggi dari pelaku begal. Sang "tikus" hrs dilawan oleh predator "kucing" yg berperan sbg jaksa. Nah, di negara kita terkadang "kucing" malah kalah gede n gertak sama "tikus"😁. Lalu, sang "tikus" yg sudah tertangkap lgsg dijebloskan ke penjara, ternyata hukuman penjaranya ringan, udh gitu pas dipenjara, penjaranya lbh mewah dari kos2an standar mahasiswa. Sang koruptor pun msh bisa senyum2 bahagia. Jadi, sejelek2nya koruptor yg ditangkap, toh masih bisa senyum bahagia dan dimuliakan di penjaranya (dgn duit n power yg dimilikinya), begitu mgkn mindset koruptor, shg tdk ada jera2nya. Smntr teroris daya merusaknya sngt besar, krn cuci otak ajaran menyimpang yg dibawa itu sifatnya permanen n menular (dari leader ke follower-nya) agk sulit disembuhkan, butuh proses n waktu utk dipulihkan, itupun hrs dgn ahlinya. Bkn org gila, tp bisa lbh berbahaya dari org gila, krn scr tampilan spt org normal, bhkn spt ulama, jd itulah yg bikin sulit terdeteksi sbg org yg sdh dicuci otak. Penampilan luar memang sering menipu. Nah, cuci otak jelas beda dgn hipnotis yg di TV atau kejahatan gendam paling sehari jg pulih. Menyedihkan memang...
   Walaupun demikian, sepertinya sudah menjadi tradisi, hal2 negatif tsb hrs dilupakan sejenak utk merayakan momen kemerdekaan RI dengan hal2 yg positif, bermanfaat, membanggakan, dan tentu saja membangkitkan semangat nasionalisme (paham utk mencintai negara sendiri), apapun bidangnya. Ada yg berkarya, jualan bendera (itu baru kreatif, daripada jualan petasan berisiko n ga akn berkah), bakti sosial, membersihkan & menghias tempat ibadah serta sarana umum, mengikuti upacara 17 Agustus, "memerdekakan" sungai dari sampah, juga ada yg berencana menukar kartu ATM jadul dgn kartu ATM berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) yg jauh lbh aman dan canggih. Kata Agusman (Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia), program GPN jg sbg kegiatan utk memperingati hari Kemerdekaan RI-73. Saat ini msh himbauan krn stoknya msh terbatas dan hny bisa ditukar di tempat tertentu mulai akhir Juli-Agustus 2018. Tp, dlm bbrp bln k dpn kmgkn akn menjadi suatu keharusan. Serta  kegiatan perayaan kemerdekaan RI terakhir, tentu saja mengadakan lomba 17 Agustusan yg biasanya diselenggarakan oleh RW setempat. Disebut lomba dan bkn pertandingan krn sifatnya hny  fun sj, bkn kompetisi, bkn utk cari menang kalah n sikat sana sikat sini, melainkan spirit kemerdekaan n amal kebaikannya. Kl dlm Islam itu disebut fastabiqul khoirot (berlomba-lombalah dlm kebaikan, Al-Baqarah 148). Nah, utk lomba 17 Agustusan ini, kalau diperhatikan dari tahun ke tahun relatif tidak berubah, polanya adalah  mengikuti tradisi, spt harus ada lomba makan kerupuk, balap karung, bakiak, tarik tambang, panjat pinang, dsb, shg perlu adanya kreativitas (ide baru) dan terutama inovasi (realisasi ide baru tsb), agar lebih kekinian tanpa hrs membuat habis anggaran, tanpa meninggalkan sejarah dan budaya setempat, serta meningkatkan partisipasi warga juga tentunya.


Perlu ada Inovasi Lomba, tapi ga Gini juga kalee😆. Sumber: yukepo.com
Berikut inovasi lomba 17 Agustusan:
1. Lomba Panjat Pinang
     Dilihat dari sejarahnya, lomba panjat pinang sdh ada sejak zaman Belanda. Pada masanya, permainan tsb merupakan hiburan yg viral di masanya terutama bagi rakyat pribumi spt halnya bermain gim online dan medsos pd saat masa skrg ini. Bagi rakyat pribumi, hadiah yg disediakan di puncak pinang sangat mewah, shg mereka rela berebutan dan terjatuh satu sama lain krn pinang yg licin. Namun, anehnya, hal itulah yg menjadi hiburan dan kelucuan tersendiri jg (mgkn jg olokan) bagi kaum elite Eropa yg saat itu dianggap memiliki kasta tertinggi di Indonesia (sumber: www.komunitashistoria.com). Sumber lain mengatakan lomba tsb sbg perayaan hari ulang tahun Ratu Belanda (sumber: liputan6.com). Tp, bingung jg ini sbtlnya budaya kita atau Belanda ya?

Sumber: www.komunitashistoria.com
    Kini, diskriminasi tsb sdh tdk ada (benar2 sdh merdeka dari bahan bully bangsa lain). Panjat pinang tetap dilestarikan sbg lomba dan hiburan utk semua kalangan yg mengutamakan perjuangan, kerja sama, dan strategi, serta mempererat tali silaturahim. Dan itu bagian karakter dari pejuang sejati Indonesia.
      Lomba panjat pinang dari dulu ya begitu2 saja, yg membedakan adalah hadiahnya. Perlu ada inovasi lomba panjat pinang. Tdk hny dari hadiahnya, tp jg pinangnya itu sendiri, tidak melulu harus vertikal, tp jg dibuat lbh miring, horizontal, atau bahkan zig-zag, biar lebih menantang seperti parkour jadinya hehe.. Lalu, kalau pinang dibuat di darat atau di kali, itu udh sering, coba yg agak bersihan dikit spt di kolam renang mgkn akn terlihat lebih elegan. Jadi, unsur fun dan menantangnya ada, tapi unsur yg membahayakan nyawa bisa diminimalisir (krn kita ketahui lomba panjat pinang ini pernah memakan korban luka bahkan korban jiwa akibat terjatuh telak ke darat).

Bentar Lagi Idul Adha, jadi Perlu Ada Inovasi Lomba Panjat Pinang dgn Hadiah Hewan Kurban. Gmn Ngambilnya Ya😜

2. Lomba Balap Karung Pakai Helm Motor yg Dihias
   Lomba balap karung diperkenalkan oleh Belanda saat Belanda masuk ke Indonesia dalam masa penjajahan. Pada saat itu, karung digunakan oleh sebagian besar WNI yg krg mampu sbg pakaian penutup badan, ironi memang :( Setelah merdeka, keadaan mereka jauh lebih baik. Dan utk memperingati perjuangan saat masa2 sulit, perlu diadakan hiburan spt lomba balap karung dan itu dilestarikan sampai sekarang.
      
Lomba Balap Karung Zaman Baheula. Sumber: www.google.co.id
      Kini, lomba balap karung menggunakan helm dan itu sudah umum. Tp kl helmnya imut kyk di foto bawah ini pasti mengundang gelak tawa dan akan menarik perhatian warga. Di jalan raya saja, helm tsb menjadi tontonan dan sempat menarik perhatian polisi, krn dikhawatirkan bkn helm SNI. Trnyta itu helm SNI, tp luarnya dibungkus kain utk membuat boneka, shg jadi imut. Tp tetap saja, menarik perhatian pengguna jalan lain lalu dikhawatirkan mengabaikan konsentrasi dlm berlalu lintas, apalagi sampai selfie2, bisa jadi bentuk pelanggaran lalu lintas. Namun polisi hny memberikan peringatan saja, mengingat komunitas pembuat helm tsb sudah ada. Nah, kl helm imut tsb menjadi aksesoris dalam lomba balap karung akan lbh meriah. Nantinya peserta diharuskan berekspresi selucu dan seheboh mgkn agar mendapatkan hadiah tembahan, selain sang juara balap karung tentunya. Helm imut tsb merupakan helm motor SNI, tp dibungkus dgn lapisan kain khusus (utk membuat boneka) dgn tema tokoh kartun dan dikombinasikan dgn tema kemerdekaan, pasti bkl lbh unik dan bermakna. Nah, helm imut tsb hrs digunakan saat lomba balap karung, pasti akan mengundang banyak perhatian warga. Dan bkn tdk mgkn menjadi viral, nama baik kampung pun terbawa.
Model Helm SNI Dibungkus dgn Lapisan Kain utk Dibuat Tokoh Kartun Lucu dan jg Tema ttg Kemerdekaan. Kl Generasi Milenial yg Seniornya Pasti Inginnya Bikin Tema dari Tokoh Kartun dari Film Saint Seiya, Dragon Ball, Doraemon, atau  Tokoh Film Power Rangers yg Fenomenal di Masanya😜. Atau Lbh Salut dan Nasionalis lagi Bikin Tema dari Tokoh Superhero Indonesia, seperti Gatot Kaca dan Arjuna

3. Lomba Bakiak Pakai Cosplay Bertema Kemerdekaan RI
    Lomba bakiak menggunakan pakaian daerah atau daster sudah umum. Demikian juga lomba cosplay (costume play/permainan kostum) di tempat tertentu dan utk kalangan tertentu, jg sdh sering diadakan. Tp bagaimana kalau lomba bakiak di mana pesertanya wajib menggunakan cosplay bertema kemerdekaan RI, itu baru inovatif dan nasionalis.
    Sejarah lomba bakiak sebetulnya terinspirasi dari Jepang, yaitu alas kaki yg memakai telapak kayu utk Geisha (seniman tradisional Jepang). Bahkan, zaman skrg, alas kaki tsb jg menjadi aksesoris utk cosplay juga. Lalu, di Indonesia, alas kaki tsb dijadikan lomba yg dinamakan terompa galuak (satu tim terdiri 3-5 org) pertama kali di Sumatra Barat. Sering disebut juga terompah panjang. Lalu, tersebar ke Jateng dgn nama bakiak (yg akhrnya jd nama beken), Jatim dgn nama bangkiak, dan akhirnya dikenal ke seluruh Indonesia.
Lomba Bakiak. Sumber: www.ykb-wasiat.org
     Cosplay merupakan hobi menggunakan pakaian beserta aksesori dan rias wajah seperti yg digunakan tokoh2 film kartun, konsol gim, gim daring, film, komik, superhero, dan penyanyi idola. Pelaku yg menggunakannya disebut cosplayer. Sejarah cosplay diawali thn 1960 saat diadakan konvensi fiksi ilmiah di AS utk penggemar film fiksi. Pesertanya diwajibkan menggunakan kostum bertema tokoh2 di film fiksi ilmiah. Lalu, smkn berkembang dgn adanya perayaan Haloween, di mana pesta hrs menggunakan topeng. Dan akhirnya, baru menyebar ke Jepang diawali konvensi fiksi ilmiah thn 1970-an. Jadi, salah kalau mengatakan cosplay budaya Jepang. Cosplay memang barang mahal, hobi utk kalangan atas, dgn harga paling murah ratusan tibu sampai paling mahal puluhan juta rupiah. Tapi, kl hny utk merayakan momen istimewa sehari saja cukup dgn menyewa ke tempat tertentu dgn harga di bawah Rp. 500.000.
Bakiak sbg Aksesoris Cosplay dari Film Kartun Naruto. Sumber: m.id.aliexpress.com


Cosplay Bertema Kemerdekaan RI. Sumber: brilio.net

Pasti akan lebih seru jika peserta lomba menggunakan cosplay yg rata2 bikin badan tambah berat dan sulit gerak, lalu ikut lomba bakiak utk merayakan kemerdekaan RI😜
Cosplay Garuda (Atas) yg jd Identitas Indonesia Saat Pembukaan Asian Games 2018 kok Mirip Gold Saint Cloth Sagitarius Seiya ya (Bawah)😜. Sumber: Tempo.co & saintseiya.wikia.com

4. Lomba Game Online, Konsol Gim, dan Mobile Game yg Ada Nasionalismenya
    Game online (gim daring), konsol gim, dan mobile game (gim smartphone/smartwatch/gim dalam gawai) bisa dikatakan sebagai permainan kekinian (zaman now) yg digemari generasi milenial (kelahiran 1981-1994), dan generasi penerusnya Z (1995-2014), serta si bontot Z (2015 sampai sekarang). Tentunya berbeda dgn generasi X (ortu dari generasi Y) yg lbh akrab dgn permainan tradisional yg jauh dari teknologi, listrik, dan internet. Generasi X bisa dikatakan gaptek dan mgkn saja cenderung menghakimi bahwa main gim itu hanya buang2 waktu saja. Padahal di era sekarang, gim memiliki banyak manfaat, seperti menambah teman, mencerdaskan otak kanan, melatih kerja sama tim, dan bahkan menghasilkan uang. Tapi, hrs ada batasnya, main gim hrs dilakukan secara bijak, krn kalau berlebihan, apalagi kecanduan, bisa membahayakan fisik dan mental manusia.
   Generasi X lbh senang dgn permainan tradisional yg nyata, interaksi face to face, dan tidak butuh listrik, alat elektronik, apalagi internet. Bisa saja generasi Y, Z, dan Alfa menyukai permainan tradisional spt congklak, layangan, ucing sumput, lomba balap karung, dsb, tp itu hrs berbentuk game online, konsol gim, atau mobile game hehe..
     Baik Game Online, konsol gim, dan mobile game berasal dari luar negeri, terutama Jepang dan Amerika Serikat. Di Indonesia, khusus merayakan kemerdekaan n menumbuhkan nasionalisme, bisa saja diadakan lomba gim spt:
a. Gim sepak bola sejuta umat, Pro Evolution Soccer, tp tim2 pesertanya dimodifikasi menjadi tim2 lokal Liga 1 Indonesia dan timnas Indonesia, baik level senior, U-23, bhkn U-19, dgn skill pemain2nya kelas dunia semua (sbg sugesti dan harapan juga sih)

b. Game Online tetap impor dan yg favorit spt Mobile Legends, tp nama tim dan pesertanya hrs dari nama pahlawan Indonesia berikut kostum dan tempat pertandingan bertema kemerdekaan
c. Menghidupkan kembali gim2 lokal, bangga dgn produk dlm negeri dan menumbuhkan nasionalisme. Misal: gim horor Dreadout, gim tahu bulat, gim panjat pinang, gim Perang Diponegoro,  gim Asian Games 2018, dsb
Sumber: youtube.com



5. Lomba Menyanyikan Lagu Daerah/Nasional Sekaligus Fitness

    Lagu daerah/nasional perlu digelorakan kembali saat merayakan kemerdekaan RI dgn diadakannya lomba menyanyikan lagu daerah/nasional. Kalau hanya lomba menyanyi saja tentunya sudah umum. Tapi, kalau lomba menyanyi disertai angkat beban itu baru menantang (terinspirasi dari lomba di Jepang bbrp thn yg lalu). Suara hrs tetap stabil, tp mikrofon hrs diangkat (beserta bebannya) agr tetap dekat mulut. Olahraga otak, otot, olah suara, serta menumbuhkan nasionalisme krn lagu yg dinyanyikan hrs lagu daerah/nasional. Atau bisa saja menyanyikan dua lagu, satu lagu bebas (lagu kekinian), satu lagi wajib lagu daerah/nasional.


      Inovasi pd umumnya adalah sesuatu yg benar2 baru dan direalisasikan. Tp terkadang, inovasi muncul krn terinspirasi dari orglain (yg sdh ada), lalu ditiru dan dimodifikasi sesuai dgn kebutuhan dan karakter org Indonesia.
Hadiah Lomba kl Kyk Gini Pasti Membantu Program Pemerintah Menurunkan Angka Pengangguran😜

   Kemerdekaan RI thn ini bersinergi dgn pelaksanaan Asian Games 2018 yg diadakan Jakarta dan Palembang, Indonesia. Sinergi sdh dimulai sejak prosesi obor Asian Games 2018 yg dibawa dari India 15 Juli 2018, lalu akan diajak berkeliling ke 51 jalur di seluruh Indonesia dan pd tgl 17 Agustus 2018 direncanakan akn singgah di Istana Merdeka sblm upacara penurunan bendera pusaka pd HUT RI ke-73. Dan terakhir, pada tgl 18 Agustus 2018 akan dibawa ke GBK (sumber: Kompas.com). Spirit kemerdekaan sudah tentu menjadi awal utk memunculkan spirit Asian Games 2018, utk menjadi bangsa yg mandiri, berprestasi, dan inovatif.
Spirit Kemerdekaan RI & Energy of Asia
   
    Setiap org pny caranya sendiri utk mengisi kemerdekaan n mengharumkan nama Indonesia (termasuk menulis artikel blog ini😜). Salah satu cara utk mengisi kemerdekaan RI adalah mendukung penuh kesuksesan Asian Games 2018, baik dari sisi tuan rmh maupun sisi perjuangan para atlet Indonesia. Semoga Indonesia bisa menjadi tuan rmh yg baik & memuliakan tamunya, para atletnya bisa berprestasi & mendapatkan posisi termulia, serta suporternya bisa mendukung dgn cara yg kreatif & berakhlak mulia. Dan, selamat ulang tahun ke-73 Republik Indonesia, semoga negara kita ini semakin mandiri (lepas dari ketergantungan pihak asing), jaya, berprestasi di semua bidang, dan yg terpenting diridhoi Allah Swt. Aamiin😇.
       Semoga artikel ini bermanfaat & mhn maaf kl msh ada kekurangan. Akhir kata, artikel ini ditutup dgn 2 quote yg berkaitan dgn spirit kemerdekaan, inovasi, nasionalisme, dan Asian Games:
1. "Kalau menang berprestasi, kalau kalah jangan frustasi, kalah menang solidaritas, kita galang sportivitas" (petikan lirik lagu Meraih Bintang, Theme Song Asian Games 2018)
2. "Asian Games bkn hny terbatas pertandingan olahraga, tp jg mengusung harga diri bangsa. Ever onward never retreat. Merdeka!" (Pidato Soekarno, pembukaan Asian Games 1962, dikutip dari Koran Pikiran Rakyat 3-8-2018, dgn penulis M. Budiana dan judul artikel: Asian Games & Nasionalisme).
      Silakan mampir juga ke blog saya yang kedua (tentang kesehatan & kemanusiaan, full text english) dan ketiga (tentang masalah & solusi kelistrikan). Semoga bermanfaat. Terima kasih. Berikut link-nya:
Blog 2: healthyhumanityvicagi.blogspot.com
Blog 3: listrikvic.blogspot.com


 
    

Sabtu, 02 Juni 2018

Manajemen Waktu yang Efektif saat Berpuasa di Bulan Ramadan

Manajemen tidak dapat terpisahkan dalam setiap profesi, pekerjaan, bahkan dalam kehidupan sehari-hari sekalipun. Bnyk org bicara ttg manajemen, tahu ke arah mana pembicaraannya, tp ga ngerti saat disuruh menjabarkan definisinya secara ilmiah hehe.. Ok, jadi secara ilmiah, manajemen adalah suatu seni dalam ilmu dan pengorganisasian seperti menyusun perencanaan, membangun organisasi dan pengorganisasiannya, pergerakan, serta pengendalian atau pengawasan (sumber: www.jurnal.id). Definisi tsb memang agk ribet n terlalu formal kata2nya hehe... Kl disederhanakan agr mdh dipahami oleh org awam, intinya manajemen merupakan kegiatan utk mengelola dan mengatur sesuatu demi mencapai tujuan yg diinginkan n disepakati, dgn pelakunya disebut manajer. Manajer perusahaan umumnya pemimpin n inspirator bagi bawahannya, bertanggung jawab thd atasannya, serta membawa nama baik perusahaan. Lalu manajer sepak bola misalnya, berarti pemimpin dan pengatur strategi bagi tim yg dipimpinnya. Dlm lingkup yg lbh kecil, ada manajer artis misalnya, maka dia bertindak sbg pengatur jadwal kliennya si artis tsb, agr si artis dpt bekerja scr optimal dgn jadwal yg teratur, n bisa tahu mana jadwal prioritasnya, tergantung kebutuhan si artis tersebut, tentunya setelah berkonsultasi dengan artis tersebut. Dan untuklingkup yang terkecil, maka setiap individu pada dasarnya harus bisa mengatur dan mengendalikan dirinya sendiri, sehingga menjadi manajer bagi diri sendiri, sering disebut juga manajemen diri.
Sumber: sdmindonesia.com
Nah, Manajemen diri ini berkaitan dengan pengendalian diri. Contohnya adalah manajemen keuangan dan manajemen waktu. Mnrt sy, org yg pandai mengelola keuangan biasanya pandai mengelola waktu. Org tsb biasanya tahu mana kebutuhan berdasarkan prioritas, mana hny keinginan semata, mana tradisi yg hrs diikuti, mana yg tidak. Tdk semua tradisi hrs diikuti dan "ditelan bulat2". Tdk semua brg2 yg diskon gede hrs diborong. Terkadang hrg brg dinaikkan terlebih dulu sblm didiskon gede. Terkadang pula, org beli barang dgn diskon gede krn ikut2an orglain rame2 pd beli brg diskon tsb, walau blm tentu butuh, tp lbh krn kalap n nafsu semata atau terhipnotis sales-nya😁. Jadi, memangvhrs kust iman jg sih. Tp, yg dibahas di sini adalah lbh ke manajemen waktu. Apa itu manajemen waktu? yaitu cara yg dpt kita lakukan utk menyeimbangkan waktu saat kegiatan belajar, bekerja, bersenang2, bersantai, n beristirahat scr efektif (sumber: Arena Putri-Linkedin). Jadi,  setiap aktivitas n rutinitas kita sehari2, mulai dari waktu tidur, bangun tidur, ibadah, mandi, memasak, makan, minum, mencuci, berangkat kerja/kuliah, selama di perjalanan, bermain, dsb, sampai  kita tidur kembali, secara tdk disadari menggunakan manajemen waktu, itupun jika ingin aktivitas yg dilakukan berjalan lbh optimal, dan tahu mana jadwal yg prioritas, disesuaikan dgn kebutuhan. Mnrt Asep Dadan Wildan dosen FISIP UIN Bandung yg jg pengasuh pesantren BPPI Bandung, manajemen waktu merupakan suatu keniscayaan bagi seorang mukmin dgn cara pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan produktivitas waktu yg dimilikinya. Pengawasan tsb hrs bersifat intensif, konsisten, dan berkelanjutan. Kalau di dlm Islam disebut istiqomah
Kini, mumpung lagi suasana Ramadan, topik yg sy bahas berkaitan dgn manajemen waktu di bulan suci Ramadan.

Sumber: rubrik.okezone.com. Sejalan dgn Quote di Ats: Waktu Ibarat Pedang, Jika Engkau tdk Menebasnya, maka Dialah yg Akan Menebasmu (Imam Syafi'i).
Ramadan merupakan sumber daya yang harus dikelola secara efektif (manjur) dan efisien (mengerjakan dgn benar) sebab pada waktu2 tsb terdapat suatu nilai yg tdk akan didapatkan pd bln2 lainnya. Pahalanya pun bisa berkali lipat. Setiap kebaikan yg dilakukan oleh seorang mukmin pd bln Ramadan akn dilipatgandakan dgn 10 kebaikan yg semisal sampai 700 kali lipat (HR Bukhari dan Muslim). Ibadah d bln Ramadan yg sunnah sj pahalanya jd setara ibadah wajib, apalagi ibadah yg wajib. Bahkan hny tidur pun (tentunya msh dlm batas kewajaran n sesuai kebutuhan) d bln Ramadan pun dpt pahala khusus, aslkn jgn sengaja utk tidur seharian agr cpt buka puasanya hehe..

Ketiduran saat Jam Kerja di Bln Ramadan Pahalanya 2 x Lipat, Sepertinya Itu Pemikiran Ngawur Generasi Micin😜
Setiap kebaikan di bln Ramadan puncaknya adalah hari2 menjelang berakhirnya Ramadan terdapat suatu malam yg kualitasnya lbh baik dari dari 1000 bln, yakni lailatul qadar, yg hrs dioptimal shg menghasilkan produktivitas yg maksimal. Tentu saja produktivitas yg berkaitan dgn kebaikan. Setiap waktu adalah berharga dan yg paling berharga dari itu semua adalah nikmat kesehatan dan waktu luang (Sabda Rosulullah SAW). Utk itu hrs dimanfaatkan dgn sebaik mungkin melalui manajemen waktu yg tepat (sumber: Asep Dadan Wildan). Pengawasan thd penggunaan waktu tsb hrs bersifat intensif, konsisten, dan berkelanjutan. Kalau di dlm Islam disebut istiqomah. Semakin beriman seseorang, akn semakin menghargai waktunya utk melakukan perbuatan yg bermanfaat dan meninggalkan perbuatan yg tdk bermanfaat (HR Ahmad, Tirmidi, dan Ibnu Majah). Itu memang utk org dgn tingkat keimanan yg super, meninggalkan semua yg tdk bermanfaat, bhkn utk perkara yg syubhat (meragukan) dan makruh (sebaiknya ditinggalkan) sekalipun. Kl utk org biasa dgn tingkat keimanan fluktuatif spt sy yg msh bnyk dosa setidaknya berupaya utk meminimalisir perbuatan yg tdk bermanfaat. Indikator org yg bermanfaat adalah selalu memanfaatkan waktu utk memberikan pencerahan kpd orglain melalui nilai2 kebaikan dan kesabaran (QS al-'Ashr). Istilahnya menjadi inspirator bagi org bnyk. Kl sy sih sbg org awam blm mencapai tahap itu, tp setidaknya hrs berupaya utk memberikan manfaat minimal bagi diri sendiri dan lingkungan terdekat spt keluarga, semoga...

Ramadan jg menjadi pembelajaran bagi kita utk mengelola waktu dgn lbh baik (manajemen waktu). Manajemen waktu di bulan Ramadan tentunya berbeda dengan bulan2 normal sebelumnya, terutama dalam hal terjadi pergesaran waktu makan dan minum dan tidur (ini bnyk yg dianggap sepele), beraktivitas, serta beribadah. Manajemen waktu yg baik menjadi modal penting utk mengumpulkan pahala kebaikan sebanyak mungkin dan meminimalisir dosa. Adapun urutanny diawali dengan tidur dan diakhiri dengan tidur pula.

Manajemen waktu saat berpuasa agr lbh efektif:
1. Pola tidur saat bln Ramadan tentunya mengalami pergeseran. Tp mnrt medis diupayakan tidur hrs tetap berkualitas n idealnya 8 jam sehari atau sejelek2nya 5 jam sehari demi kesehatan. Di hari2 biasa tidur jam 21 bangun jam 5 subuh, atau tidur jam 22 bangun  Subuh, lalu tidur sejenak dan bangun jam 6.30, atau terkadang tidur larut malam, Subuh lgsg beraktivitas, baru disambung tidur di siang hari. Maka, di bln Ramadan tidur biasanya baru bisa jam 23 (stlh tarawih biasanya ingin berleha2 dulu) lalu bangun jam 3.30. Nah, itu baru 4,5 jam. Maka ada utang bisa dibayar tidur stlh Subuh atau jika tdk memungkinkan disambung siang stlh Zuhur. Tentunya bagi mereka yg hrs memasak utk sahur, pengaturan tidurnya hrs lbh cerdas lagi, tidur hrs lbh awl, kl perlu jam 21 sdh tidur. Baiknya jgn ngandelin alarm jam n teriakan warga spy bangun utk persiapan sahur. Selelah2nya kita, jika sblm tidur diniatkan utk sahur, In Syaa Allah akn dibantu utk bangun sahur. Utang tidur yg tdk dibayar keesokan harinya bisa jadi penyakit yg tdk diduga. Jadi, baiknya memang melakukan tindakan preventif. Ibadah d bln Ramadan memang penting, tp menjaga kualitas tidur sebagai bagian utk menjaga kesehatan jg tdk kalah penting, krn merupakan cara utk mensyukuri nikmat Allah Swt dan itu tentunya hkmnya wajib. Tubuh pny hak utk dipenuhi, jika tdk, mereka akn protes dgn caranya sendiri melalui penyakit yg tdk diduga. Tp, di luar itu semua, kita sering mendengar ada org yg tidur cukup 4 jam sehari dan terlihat bugar. Biasanya org tsb memang diberi kelebihan oleh Allah Swt dgn tidur sebentar saja, sdh terlihat bugar. Ini nyata, contohnya ada kiai menggunakan waktu tidur normalnya dgn rajin berzikir, lalu pengusaha super sibuk yg disibukkan dgn berbagai macam bisnisnya, dsb. Tp memang itu pengecualian, lbh amannya baiknya memperhatikan waktu tidur ideal orang2 pada umumnya.

2. Pola makan dan minum saat bln Ramadan jg mengalami pergeseran. Saat di hari2 biasa, makan 3 x sehari, sarapan pagi, makan siang, dan makan malam, maka, saat puasa makan menjadi 2 kali saja, yaitu saat sahur dan buka puasa (walau faktanya bnyk jg yg tetap 3 x, yaitu sahur, buka puasa, n setelah tarawih hehe..). Sdgkn minum saat puasa dibatasi dari stlh Magrib sampai sblm Subuh. Agr bisa sahur dgn optimal, maka hrs diperhatikan pola tidur dan pola makannya. Sebisa mgkn nutrisi terjaga, makan sewajarnya 4 sehat 5 sempurna disertai suplemen, jgn kebanyakan makan nasi putih (krn bikin ngantuk berlebihn), gorengan dibatasi (krn bikin lemas), minuman kafein dibatasi (bikin kembung), dan wajib minum air putih 8 gelas: 4 gelas saat malam stlh buka puasa, dan 4 gelas saat sahur, agr terhindar dari dehidrasi. Tentunya es hrs dibatasi agr terhindar dari radang tenggorokan dan jg jgn terlalu panas agr terhindar dari kembung. Spy bisa sahur dgn waktu yg terbatas tentunya menu makanan hrs cocok di lidah dan sesuai selera. Krn jujur sj, nafsu makan saat sahur tdk sebaik saat buka puasa. Smntr utk buka puasa pun, nutrisi pun hrs dijaga. Begitu azan Magrib berkumandang, selalu berdoa dulu sblm berbuka agr berkah, lalu lgsg minum air putih disertai buah2an, atau kalau minuman manis yg sdkt gula sj. Stlh itu krn tubuh msh beradaptasi, maka jgn makan berat dulu, melainkan salat Magrib dulu. Salat Magrib jg penting sbg jeda agr tubuh siap menerima makanan berat. Stlh itu baru makan berat scr wajar tentunya. Ingat, bnyk penyakit yg ta terduga muncul akibat pola makan+minum yg salah, terlalu rakus, atau malah sebaliknya terlalu sedikit, serta asupan nutrisi yg krg tepat.


Klik Gambar agar Lebih Jelas Tulisannya

Manajemen Waktu Sahur&Buka Puasa. Sumber: ideramadhan.com
Bercanda😹😆
3. Org yg berpuasa selalu menyempatkan berolahraga demi kesehatan n kebugaran tubuh. Bohong besar kalau org yg berpuasa sama sekali berhenti berolahraga. Kalau diteliti, salat tarawih saja itu bentuk olahraga yg cukup membakar kalori. Hal tsb sdh ada penelitian ilmiahnya. Kecuali memang malas salat tarawih ya pantas disebut malas berolahraga hehe..


 
Waktu olahraga yg paling baik saat berpuasa adalah 2 jam menjelang berbuka puasa (biasa disebut waktu2 ngabuburit)  dgn durasi 30 menit-60 menit sdh cukup, yg penting keluar keringat. Ada jg yg mengatakan olahraga sesudah salat tarawih. Tp mnrt sy, salat tarawih sendiri sbnrnya sdh merupakan olahraga yg efektif membakar kalori, jd krg pas sj stlh salat tarawih malah olahraga, n keburu ngantuk😜. Adapun olahraga yg paling aman adalah jalan kaki, dikombinasikan dgn lompat tali, lalu yoga, pilates, senam, n sejenisnya,. Tp, kl mau lbh ekstrem bs sj olahraga berat spt fitness, renang (tp takut air terminum hehe.), sepak bola, futsal, beladiri, n sejenisnya, tp hrs tahu diri, menyesuaikan dgn kemampuan, n tdk memaksakan diri. Pengecualian utk atlet profesional, mereka saat berpuasa tentunya memiliki jadwal berlatih khusus yg tdk dimungkinkan dilakukan oleh org biasa. Sy sendiri berupaya utk selalu berolahraga di bln puasa dgn latuhan cardio yg paling murah yautu berjalan kaki minimal 15 menit sehari, dikombinasikan dgn latihan bench press buatan sendiri dgn memanfaatkan rongsokan n bangku panjang yg tdk terpakai. Sy kira olahraga tsb sngt cocok utk sy yg bertubuh gemuk agr lbh efektif membakar kalori. Di samping itu, ada alternatif olahraga ringan yg sbnrnya berkaitan dgn aktivitas sehari2. Contoh: membersihkan n menyiram taman rmh kita, mencuci mobil/motor, memandikan hewan peliharaan, mengisi air minum galon bermerek, membeli makan/minum buat buka puasa sambil sengaja jalan kaki melewati rute baru/muter2 kompleks sambil menyapa tetangga, dsb.

Tapi jangan beraktivitas/berolahraga terlalu berlebihan sehingga melupakan istirahat. Hal tsb berlaku tidak hanya bulan Ramadan saja, tapi juga di bulan biasa. Bnyk kasus terjadi kelelahan n krg istirahat, terlalu diforsir, memaksakan utk beraktivitas berat bisa menyebabkan jantung bermasalah n mengalami kematian mendadak.  Dulu ada aktor nasional sekaligus anggota DPR RI, msh muda, n pny postur atletis begitu sibuk dari pagi sampai malam, bhkn malam harinya msh menyempatkan diri utk futsal, tp krn krg istirahat, kerja jantung menjadi lbh berat (terlalu diforsir), akhirnya meninggal mendadak. Jadi, segala sesuatunya hrs diukur, sesuai proporsinya, atau tubuh akn protes dgn caranya sendiri.

Alat Olahraga Rumahan yg Biasa Sy Gunakan, Smkn Terasa Bermanfaat saat Puasa krn Praktis
Olahraga Ringan Menggunakan Hand Grip tp Hrs Hati2, bs Cedera Pergelangan Tangan

Tiang Bench Press Sy Bikin dari Tiang Kanopi Bekas. Bln Puasa Fitness di Rumah n Fitness yg Murah 

4. Waktu2 potensial utk kegiatan produktif, bagi mereka yg bekerja, belajar menuntut ilmu, dan rutinitas harian lainnya, efektif dimulai dari setelah Subuh sampai jam 14 siang. Kegiatan produktif tentunya hrs jelas tujuannya. Setelah jam 14 siang, biasanya terjadi penurunan konsentrasi n tenaga, shg rutinitas berat tsb perlu dikurangi, n mgkn digantikan dgn kegiatan lain yg lbh ringan, misal olahraga ringan, ibadah, atau mgkn tidur sejenak. Stlh Magrib dan buka puasa, waktu lbh tercurahkan d rmh bersama keluarga n jg utk ibadah spt salat tarawih. Stlh tarawih, baiknya tdk begadang, lgsg tidur sj utk mempersiapkan sahur keesokan harinya. Sebisa mungkin hindarkan kegiatan yg menyita waktu lama tp cenderung membuang2 waktu, krg bermanfaat, konsumtif, n mgkn mlh nambah dosa (lbh dari sekedar sia2). Misal, terlalu fokus update status, main medsos, gim online, main petasan, ghibah, dsb. Hal itu memunculkan penyesalan ketika msh ada kegiatan produktif yg blm terlaksana, tp waktu luang habis akibat terlalu fokus pd kegiatan yg krg bermanfaat. Dan yg tdk kalah penting, jgn sampai melalalaikan ibadah wajib dlm keadaan apapun, trmsk kondisi sedang letih n ngantuk. Bhkn, sempurnakan dgn ibadah sunnah n sosial. Perbanyak sedekah tdk hny kpd manusia sj, tp jg kpd hewan peliharaan dgn merawatnya sebaik mgkn (jika ada), n tumbuhan (jika pny taman) dgn menyiram tanaman misalnya, apalagi skrg musim kemarau. Dan jg perbanyak senyum, krn senyum (yg wajar tentunya) sbg bntk sapaan adalah sedekah, asl jgn senyum2 sndri ntar dianggap stress hehe.. Amal kebaikan sekecil apapun di bln Ramadan pahalanya jd berlipat.

5. Memanfaatkan i'tikaf dgn memperbanyak ibadah walau hny sebentar saat 10 malam terakhir Ramadan, rentang waktunya bisa mulai dari salat Isya sampai terbit matahari. Mnrt Asep Saepudin Musaddad, Wakil Pimpinan Ponpes Al-Musaddadiyah Garut, bagi umat Muslim yg rumahnya jauh dari masjid atau mereka yg sdh lanjut usia atau memang memungkinkan utk tdk ke masjid, maka diperbolehkan beribadah di rumah, Insya Allah tdk akn mengurangi pahala i'tikaf. Namun, kalau bisa diupayakan i'tikaf n beribadah di masjid. Dan tidak kalah pentingnya, jgn sampai mengganggu aktivitas pekerjaan pd esoknya, krn hkm dasar i'tikaf sendiri adalah sunnah. Smntr mnrt Iwan Suparna, Bendahara DKM Masjid Agung Garut, tdk ada ketentuan ttg lamanya itikaf. Meskipun hny 5 menit, niatnya sungguh2 mencapai ridho Allah Swt, bisa saja mendapat pahala i'tikaf dan puncaknya lailatul qadar. Dan pesan Iwan yg sering terlupakan yaitu jgn makan saat i'tikaf, krn itu membatalkan i'tikaf itu sendiri.


6. Jgn memaksakan utk mudik krn mudik itu tradisi, bkn kewajiban, bkn pula sunnah, yg wajib itu menjaga silaturahim. Bnyk dari kita yg memaksakan diri utk mudik dgn dalih utk mendapatkan momen bertemu keluarga besar yg terpisah krn masing2 anggota keluarga besar merantau dan tersebar di berbagai kota dan hny bisa berkumpul satu thn sekali saat Lebaran. Tp, krn krg memperhatikan manajemen waktu yg baik, seringkali mudik menjadi saat2 yg menjemukan, terjebak dgn kemacetan parah, bhkn malah menjadi korban kecelakaan atau mgkn pencopetan n penipuan akbt memaksakan diri (pdhl tdk sanggup). Dlm hal ini tentunya diperlukan perencanaan yg matang n mau mengukur diri, baik secara finansial, pikiran (ilmu), spiritual, tenaga, dan mental. Pertimbangkan apa menggunakan jasa transportasi atau mengemudikan sendiri. Jika menggunakan jasa transportasi, tentunya hrs pesan tiket jauh2 sblmnya. Apalagi jika menggunakan kereta api yg merupakan transportasi terfavorit saat mudik. Tiket kereta api Lebaran selalu ludes dlm hitungan menit saat pemesanan dibuka dini hari jauh2 sblm Lebaran. Itupun dikuasai agen tiket online. Blm lg harga tiket yg meningkat 2 kali lipat dari hari2 biasa. Kita hrs pesan via internet saat awl pemesanan dibuka dinihari. Tp ada pesan moral ttg silaturahim bhw yg namanya silaturahim hrs dilakukan setiap saat n banyak caranya, tdk hrs saat Lebaran saja. Cara berkomunikasi pun skrg sdh beragam caranya, bisa lwt Whatsapp, Instagram, Facebook, dsb.

Begitupun bagi seorang pengemudi kendaraan yg berpuasa n hrs mengantar pemudik, hrs memiliki manajemen waktu yg khusus, berbeda dgn hari2 biasa, dgn memperhatikan pola makan, minum, dan terutama waktu tidur yg berubah. Utk pola makan dan minum, diupayakan utk selalu sahur n buka puasa dgn wajar (jgn sampai kekenyangan/mlh sebaliknya), pola makan n minum yg dijaga, dgn asupan nutrisi yg seimbang dan tidak menimbulkan kantuk, serta minum air putih minimal wajib 8 gelas guna menghindari dehidrasi. Terkadang bnyk yg beranggapan berada di ruangan ber-AC atau di dlm kendaraan ber-AC, terlindung dari terik matahari, pasti akn aman dari dehidrasi. Justru itu keliru, pdhl di dlm ruangan/kendaraan ber-AC pun rawan terkena dehidrasi. Setahu sy sbg org awam, kebanyakan makan nasi putih dan makanan yg berminyak menimbulkan rasa lemas dan kantuk yg berlebihan. Sdgkn minum kopi, minuman berkafein lainnya, n minuman berkarbonasi scr berlebihan bisa menyebabkan perut kembung. Apalagi minuman beralkohol. Tentu saja hal2 tsb dpt mengurangi konsentrasi dlm berkendara. Sementara utk waktu tidur diupayakan total sehari 6-8 jam tidur berkualitas. Atau sejelek2nya 5 jam tidur berkualitas. Misal baru bisa tidur jam 23.00, lalu bangun sahur jam 3.30. Maka tidurnya baru 4,5 jam, msh utang 0,5 jam, maka itu harus ditebus misal udh salat Subuh. Atau siang setelah salat Zuhur. Contoh lain jika krg tidur 1 jam sj menjadi utang dan hrs dibayar keesokan harinya. Jadi, keesokan harinya hrs tidur minimal 5 jam+utang 1 jam, jd total 6 jam (alangkah lbh baiknya mengejar jumlah jam tidur ideal 8 jam per hari). Kl ga gitu, krg tidur tiap hari mengakibatkan tubuh protes dgn caranya sendiri. Misalkan dlm bentuk sakit, konsentrasi mengemudi yg buruk, emosian, dsb. Di samping itu, dlm rentang bbrp jam (misal tiap 2-3 jam) pengemudi kendaraan wajib beristirahat dan melakukan olahraga ringan utk memulihkan stamina. Manfaatkan rest area dan jgn dipaksakan menyetir seharian non-stop. Jika diperlukan, sediakan pengemudi pengganti jika pengemudi utama terlihat kelelahan. Keringanan utk tdk berpuasa salah satunya utk profesi yg tdk memungkinkan utk tdk berpuasa jika itu memang lbh baik, trmsk pengemudi kendaraan (jarak jauh) n bersifat terus-menerus. Tentunya ada denda hrs menggantinya di hari lain atau jika dirasa tdk sanggup pun (krn berkaitan dgn profesi atau hal2 darurat lainnya), maka hrs membayar fidyah.
Waktu memang terus berjalan dan tak mgkn kembali, umur smkn bertambah, smntr kita msh sering menyia2kan waktu. Padahal, masalah waktu dan umur ini akan dipertanggungjawabkan saat memasuki alam kubur. Tp, kita msh bisa memperbaiki pengelolaan waktu kita dgn introspeksi diri, istighfar, serta membuat manajemen waktu yg lbh baik dan Islami. Semoga melalui Ramadan, kita bisa belajar dan berhasil menjadi pribadi yg soleh dan sukses kaffah (scr keseluruhan, tdk setengah2), n pribadi yg memiliki manajemen waktu yg baik di segala bidang kehidupan. Dan setelah lewat Ramadan bisa semakin meningkat dan istiqomah. Aamiin. Terakhir, terlepas dari segala kekurangan (mhn dimaklumi dan dimaafkan), semoga artikel ini bermanfaat. Aamiin😇.

Silakan mampir juga ke blog saya yang kedua (tentang kesehatan & kemanusiaan, full text english) dan ketiga (tentang masalah & solusi kelistrikan). Semoga bermanfaat. Terima kasih. Berikut link-nya:
Blog 2: healthyhumanityvicagi.blogspot.com
Blog 3: listrikvic.blogspot.com


       

Sabtu, 03 Februari 2018

Manajemen Safety Driving yang Sering Terlupakan

Dalam mengemudikan kendaraan, tentunya hati-hati, waspada, dan mematuhi tata tertib berlalu lintas saja tidak cukup, tapi juga harus mengerti prinsip mengemudi dgn aman secara total (tidak setengah2). Dlm hal ini, pengemudi kendaraan harus memahami safety driving (untuk pengemudi kendaraan beroda empat dan lebih spt mobil, minibus, truk, dan bus) serta safety riding (untuk kendaraan beroda dua dan tiga spt motor). Istilah safety driving dan safety riding sendiri seringkali tertukar oleh orang awam, serupa tapi tak sama. Sementara bagi pengguna jalan lain seperti pejalan kaki, tukang becak, gerobak, PKL, dsb, tentunya tidak mengenal safety driving maupun riding, tapi berlaku prinsip etika berlalu lintas yang baik bagi masing-masing. Tentunya harus didukung dengan fasilitas yang memadai. Dan itu semua harus ada manajemennya, yaitu seni dan proses dlm rangka mencapai tujuan dgn bekerja sama melalui orang-orang berikut sumber daya organisasi lainnya. Dalam berlalu lintas ini, manajemen sngt diperlukan sebagai proses bekerja sama para pihak yang terlibat (pemda, pembuat aturan, polisi, dishub, pemilik kendaraan, pengguna jalan, PKL, tukang becak, tukang parkir, dan sebagainya) agar semuanya bisa bersinergi, saling membantu, dan menghargai satu sama lain, serta mematuhi aturan yang berlaku, sehingga tujuan bersama dalam berlalu lintas, yaitu lalu lintas yang tertib, beretika, dan meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, seperti jalan rusak, kecelakaan, macet krn ulah segelintir orang, menyalip sembarangan, parkir liar, rem blong, dan sebagainya.

Sayangnya, di Indonesia fasilitas terbatas, peraturan berlalu lintas untuk pejalan kaki, tukang becak, gerobak, pengguna sepeda listrik, dan PKL sptnya blm menyeluruh. Ada anekdot, walau pejalan kaki dalam posisi yang salah, misal menyeberang mendadak tidak di zebra cross, lalu ditabrak pengendara yg sdh mematuhi tata tertib berlalu lintas, maka yg hrs bersalah adalah si penabrak tsb. Lalu, trotoar yg diperuntukkan bagi pejalan kaki pd kenyataannya mlh digunakan PKL, kendaraan parkir, dan motor yg ingin melewati jalan pintas lwt trotoar. Pejalan kaki seolah berada dlm posisi yg salah n mengalah jika berhadapan dgn mereka. Contoh lain: ketika ada pengemudi kendaraan yg melanggar jalan spt melawan arus, ketika senggolan dgn pengemudi kendaraan di arus yg benar, maka yg lbh galak itu yg melanggar. Aneh, tp memang fakta hehe.. Nah, mindset ngawur tsb msh sj terjadi di negara Indonesia. Mungkin hal2 tsb hrs diajarkan sejak dini yaitu usia sekolah. Masukkan kurikulum tertib berlalu lintas sebagai bagian dari pendidikan moral. Ironinya memang pendidikan kita terlalu full dgn materi otak kiri sentris, jd ke peserta didiknya cepat jenuh, tp ilmu yg didapat krg menyeluruh. Dgn kata lain, pendidikan sekolah di negara krg mencakup ilmu kehidupan scr komprehensif.

Istilah Safety Driving dan Riding ini ternyata sudah diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 ttg Lalu Lintas. Kedua prinsip tsb sdh menjadi skill dasar yg hrs dimilliki oleh setiap pengemudi (walaupun kenyataanya tidak demikian, ada pemikiran ngawur di kita, yg penting sdh bisa mengemudikan kendaraan sendiri, itu berarti sdh dianggap mahir, pdhl blm tentu mematuhi tata tertib berlalu lintas dan safety driving/riding).

Kalau semua pengguna jalan mematuhi lalu lintas n prinsip safety driving/riding, maka tidak akan ada lagi:
1. Pejalan kaki yg menyeberang seenaknya dan berjalan kaki di tengah jalan dgn berdalih krn trotoar dipenuhi PKL (akar masalahnya sih ga segera diatasi)
2. Becak melawan arus dan menerobos lampu merah (berkaitan dgn attitude dan krg respek thd pengguna jalan lain)
3. Gerobak+PKL melawan arus dan berjualan sembarangan, trmsk di atas trotoar, dsb (terpaksa, krn modal terbatas utk sewa tempat dan bnyk yg beli di situ, walaupun orientasinya murni bisnis tanpa memikirkan hak pengguna jalan lain)
4. Angkot berhenti seenaknya, ngetem sembarangan, dan ngerem mendadak tanpa dilengkapi lampu rem (berdalih blm sempat ke bengkel utk memperbaiki lampu rem)
5. Rombongan konvoi yg arogan
6. Yg melanggar lbh galak dari yg mematuhi tata tertib berlalu lintas
7. Pengendara motor menghindar dari razia polisi (sdh pasti ada pelanggaran kl ketahuan polisi) dgn cueknya melewati jalan tikus di kompleks perumahan secara ugal2n n menganggu warga yg sdg beristirahat krn knalpot berisiknya
8. Org sabar jd ikut2an temperamental dan emosian krn ketidakadilan dan pembiaran pelanggaran berlalu lintas
Ironisnya, jumlah polisi di Indonesia msh krg, jauh dari ideal, dgn rasio jumlah polisi dgn penduduknya thn 2017 msh 1:750, hrsnya 1:350, knp ya kok ga ditingkatkan? ah paling jg jawabannya msh terbatasannya anggaran. Masalah klasik pdhl itu hal yg krusial. Pertanyaan kritis tsb mirip2 dgn kenapa ya jumlah kendaraan di Indonesia dari thn k thn smkn meningkat, kredit motor sngt mudah, jualan mobil smkn gencar, n pameran otomotif rutin thn, tp kok kualitas dan kuantitas jalan raya gitu2 aj? ga sebanding, gmn ga tambah macet n sumpek!

Jika semua pengguna jalan serta stakeholder (trmsk yang kerjaannya jualan mobil dan motor) menyadari hal tersebut, mematuhi safety driving, safety riding, dan etika berlalu lintas, serta saling respek satu sama lain, maka lalu lintas akn lbh aman n nyaman, kendaraan lbh tertata, saling menghargai satu sama lain, serta kecelakaan dapat semakin diminimalisir.
Safety Driving utk Mobil, Bus, n Sejenisnya. Sumber: Youtube.com
Safety Riding utk Motor Roda 2 & 3. Sumber: pinterest.com
Kembali ke topik, utk kali ini sy hny akan membatasi ruang lingkup di safety driving sj, khususnya di Indonesia ini. Sy yakin di negara ini bnyk pengemudi kendaraan yg sdh mematuhi dan melaksanakan safety driving. Tp lbh buanyaakkk yg tdk mematuhi dan melaksanakan safety driving hehe...Itu memang keresahan sy thd kondisi lalu lintas di negeri ini. Terkadang sy berpikir, kasihan pengemudi yg sdh berupaya keras mematuhi safety driving tp akhirnya tetap terkena kecelakaan jg akibat kelalaian pengemudi yg tdk mematuhi safety driving. Nah, pengemudi lalai tsb dosanya 2, melanggar lalu lintas dan menzalimi hak pengguna jalan lain yg sdh tertib. Contoh dan fakta: Di jalan raya yg bnyk tanjakannya, seringkali kita mendengar bus/truk mengalami rem blong (krn tidak diperiksa rutin) dan menabrak bnyk kendaraan di depannya. Padahal pengemudi kendaraan yg ditabrak tsb sudah mematuhi safety driving dan lalu lintas. Atau contoh dan fakta lain: pejalan kaki yg sdh tertib berjalan kaki di trotoar tiba2 ditabrak oleh mobil yg menerobos trotoar. Diketahui sang pengemudi tsb berada dalam pengaruh alkohol dan narkoba. Ditambah lagi, pengemudi tsb dugem sblmnya (sdh pasti kurang tidur). Perilaku oknum pengemudi tsb mnrt sy bs jd mencerminkan kepribadiannya, cenderung memikirkan kesenangan diri sendiri, ceroboh, krg disiplin, dan tidak menghargai hak orang lain.
Masalah Klasik Rem Blong, tp Ironisnya Korbannya Seringkali Pengemudi Kendaraan Lain yg Sdh Mematuhi Lalu Lintas&Safety Driving/Riding. Sumber: palembang.tribunnews.com
Safety Driving yg sering diabaikan:
1. Kesiapan fisik dan mental utk mengemudikan kendaraan
    *Kesiapan fisik berarti:
- Cukup istirahat (berkualitas), bukan asal tidur. Tidur berkualitas berarti: tidur lelap sekitar 6-8 jam (jgn kurang dan juga jgn berlebihan), kalau tidur malam hanya 5 jam berarti saat besok siangnya hrs ditambah 1 jam. Jika dilanggar yg terjadi biasanya mudah lelah, sakit, krg fokus, menguap (msh ngantuk), n emosian. Tidur yg berkualitas biasanya tidak mendengkur (mendengkur kl jd kebiasaan berarti ada gangguan kesehatan jg). Di-update 1 Juni 2018, memasuki bulan Ramadan, tentunya setiap pengemudi kendaraan yg berpuasa hrs memperhatikan pola makan, minum, dan terutama waktu tidur yg berubah. Utk pola makan dan minum, diupayakan utk selalu sahur n buka puasa dgn wajar (jgn sampai kekenyangan/mlh sebaliknya), pola makan n minum yg dijaga, dgn asupan nutrisi yg seimbang dan tidak menimbulkan kantuk, serta minum wajib 8 gelas per hari, krn pengemudi kendaraan walaupun berada di dlm ruangan/kendaraan yg ber-AC rawan terkena dehidrasi. Setahu sy sbg org awam, kebanyakan makan nasi putih dan makanan yg berminyak menimbulkan rasa lemas dan kantuk yg berlebihan. Sdgkn minum kopi, minuman berkafein lainnya, n minuman berkarbonasi scr berlebihan bisa menyebabkan perut kembung. Apaagi minuman beralkohol. Tentu saja hal2 tsb dpt mengurangi konsentrasi dlm berkendara. Sementara utk waktu tidur diupayakan total sehari 6-8 jam tidur berkualitas. Atau sejelek2nya 5 jam tidur berkualitas. Misal baru bisa tidur jam 23.00, lalu bangun sahur jam 3.30. Maka tidurnya baru 4,5 jam, msh utang 0,5 jam, maka itu hrs ditebus misal udh salat Subuh. Atau siang setelah salat zuhur. Contoh lain: tidur krg 1 jam, maka akn menjadi utang di keesokan harinya. Jadi, keesokan harinya hrs tidur minimal 5 jam+utang 1 jam, jd total 6 jam (alangkah lbh baiknya mengejar jumlah jam tidur ideal 8 jam per hari+utang td). Kl ga gitu, krg tidur tiap hari mengakibatkan tubuh protes dgn caranya sendiri. Misalkan dlm bentuk sakit, konsentrasi mengemudi yg buruk, emosian, bhkn yg terparah mati mendadak. Saat berpuasa, pengemudi diuji dengan konsentrasi dan pengendalian emosi saat mengemudi, terutama saat puncak lapar/haus menjelang berbuka puasa, saat jalanan sdg macet n semrawut luar biasa, bhkn hny utk berjalan kaki pun sulitnya minta ampun. Di samping itu, musim mudik jg menjadi ujian yg tdk kalah beratnya bagi seorang pengemudi kendaraan yg sdg berpuasa. Ketika semua cara sdh dikerahkan, upy trkhr adalah berdoa dan berzikir kpd Allah Swt agr diberikan kekuatan dlm menghadapi ujian, dan dihindarkan dari segala macam marabahaya, trmsk ulah oknum pengguna jalan yg tdk tertib. Ketika dirasa tdk sanggup utk berpuasa krn mengemudi jarak jauh n bersifat terus-menerus (berlaku jg utk profesi berat lainnya), tentunya ada keringan utk tdk berpuasa jika itu memang lbh baik dan tentu saja ada hrs ada dendanya berupa mengganti puasa di hari lain atau dirasa msh berat pun, msh ada bayar fidyah.
Diupdate 9 Juni 2018, dikutip dari Koran Pikiran Rakyat Sabtu, 9 Juni 2018, tentang tips jika pengemudi mengalami kelelahan saat berkendara, terutama saat musim mudik dan arus balik:

Sumber: DISHUB JABAR & Koran Pikiran Rakyat Sabtu, 9 Juni 2018
Intinya, pengemudi tdk blh memaksakan utk mengemudi (kl perlu dirotasi, bw 1-2 pengemudi pengganti jika hrs mudik seharian penuh), perut hrs sdh terisi, cukup minum, sempatkan istirahat, n jgn dibawa stress. Jadi, rileks sj, serius tp santai, sesekali diselingi humor ringan, n mendengar musik (tp telinga jgn ditutup earphone, mlh membahayakan kepekaan pengemudi. Macet memang tdk bs dihindarkan, tp setidaknya pilih titik macet yg terendah jika memang tdk bs mengubah jdwl keberangkatan. Aplikasi peta berbasis GPS spt Google Maps n Waze sngt membantu utk mencari rute2 asing dgn titik macet terendah. Tp tetap sj tdk sempurna, terkadang krg akurat, hrs ada opsi lain, spt menanyakan warga sekitar yg lbh hapal medan sekitar, jam2 macet,  n jalur alternatif lewat perkampungan yg tdk terdeteksi GPS utk menghindari macet. Semuanya hrs direncanakan scr matang n sesuai proporsinya.
- Kondisi badan fit dan bugar, bebas dari penyakit, bebas dari obat-obatan, terutama yg menimbulkan kantuk, serta bebas dari ketergantungan alkohol+narkoba
- Seringkali pengemudi tampak sehat2 sj n cukup tidur, tp ketika mengemudikan kendaraan tiba2 mengalami serangan jantung/mgkn jg epilepsi scr mendadak. Sehingga dalam kondisi demikian pengemudi kehilangan kesadarannya, mencelakakan diri sendiri n mgkn sj orglain. Tentunya thd pengemudi demikian, hrs diberikan perhatian khusus, terutama dari keluarganya, n hrs rajin konsultasi ke dokter. Jika terpaksa mengemudi pun hrs didampingi oleh orglain yg bisa mengemudi jg n mengerti kondisi si pengemudi
- Makan n minum scr wajar pd waktunya. Seringkali pengemudi malas sarapan dgn alasan waktu shg malah makan (gorengan) atau roti sambil nyetir justru bs mengganggu konsentrasi. Atau sebaliknya, makan n minum scr berlebihan sampai kekenyangan lalu mengemudi kendaraan jg bs membuat gagal fokus, mudah mengantuk, n sering kencing. Atau malah belum makan sama sekali, sehingga bs mengganggu konsentrasi juga.
- Tdk minum obat2an yg bikin ngantuk n teler
- Selalu cek kondisi penglihatan, jgn sampai bisa mengemudi siang hari, tp rabun saat mengrmudi malam hari

    *Kesiapan mental berarti:
- Tidak membawa masalah pribadi saat mengemudi. Jika tidak sanggup, lbh baik tdk mengemudi, krn jika dipaksakan dikhawatirkan menjadi ugal2an (aslnya hati2), mdh emosian, n krg fokus. Kl bawa penumpang juga akan bikin jengkel penumpang dan konflik baru. Intinya mood sedang baik
- Yakin dan hafal medan, jika ragu2 lbh baik jgn, biasanya kl dipaksakan ujg2nya kena jebakan batman, kena tilang, melanggar bkn krn disengaja, tp krn ketidaktahuan. Niat hati travelling hemat ke daerah asing menggunakan kendaraan pribadi malah jadinya lbh boros daripada menggunakan transportasi umum akibat hrs bayar biaya denda dan ngurus tilang hehe..

2. Memahami bahaya blind spot dan solusinya di kendaraan yg dikemudikannya
Blind spot atau titik buta merupakan daerah yang tidak terjangkau oleh penglihatan normal manusia ketika mengemudikan kendaraan. Misal: Ketika mengemudikan mobil, tiba2 ada motor bergerak nyempil di dekat pintu mobil tp tidak terlihat, baik secara langsung, maupun melalui kaca spion dan cermin di dalam tengah mobil. Seringkali senggolan terjadi, karena nyempilnya motor scr tiba2 tanpa terdeteksi panca indera si pengemudi mobil yg sdh berhati2, selalu melihat kaca spion n cermin. Bahkan, suara motornya pun tdk terdengar. Lalu blind spot lainnya spt pandangan k dpn terhalang kabut tebal walaupun lampu kabut sdh dinyalakan. Solusinya: jgn terlalu ngebut, selalu berdoa, meminta bantuan penumpang lain di mobil tsb utk ikt mengawasi sekitar atau kalau hanya sendirian, tambah saja kamera mobil di daerah blind spot tsb hehe..
Blind Spot tiap Pengemudi Berbeda2, Tergantung Postur si Pengemudi. Sumber: azkanaufal.com

Mengemudikan Mobil hrs Memperhatikan Cermin (utk Meluhat Bagian Blkg), Kaca Spion, n Menoleh Samping Kiri+Kanan. Pandangan tdk Terpaku ke Dpn

3. Kesiapan kendaraan
     Perawatan berkala kendaraan wajib dilakukan secara mandiri dan melalui jasa bengkel. Perawatan tersebut meliputi:
- Cek rutin, biasanya cek radiator (coolant/air mineral usahakan selalu setengah dari tempat penampung air radiator), air utk pembersih kaca depan (usahakan selalu penuh diisi air n sedikit sabun), lampu (terutama lampu rem), wiper (setiap getas lgsg ganti), lampu, rem (tiap kerasa ga pakem), ban (ketebalan ban n tekanan ban normalnya 30 psi), kotak P3K (jgn sampai kadaluarsa), perangkat safety (spt sabuk pengaman), oli (setiap 3000 km hrs diganti), dan filter oli (tiap 5000 km)
- Cek perlengkapan yg dibutuhkan jika kendaraan bermasalah, misal dongkrak, ban serep, segitiga pengaman, alamat bengkel di kota yg dilalui, serta nomor kontak mekanik, bengkel di kota yg dituju, orang terdekat utk diminta bantuan, jasa marga (jika mobil bermasalah di tol), dan kantor polisi setempat. Utk bisa menghubungi nomor tsb scr cepat, tentunya dibutuhkan perangkat HP berikut pulsanya hehe..
- Cek surat kepemilikan kendaraan, khususnya identitas diri (KTP), SIM, STNK, Surat Pajak Mobil, n BPKB. Pastikan jgn kadaluarsa. Khusus e-KTP sudah berlaku seumur hidup, walaupun ditulis berlaku sampai 2017 (utk penerbitan yg pertama kalinya).
- Cek utk Keamanan Kendaraan spt central lock, power window, alarm (jika ada), klakson, n kunci stang. Jgn sampai ga ada apa2 tiba2 klakson berbunyi terus menerus atau kunci stang macet sehingga tidak bisa dibuka n menimbulkan mslh baru hehe..
- Muatan kendaraan hrs sesuai kapasitasnya, misalnya mobil sedan max 5 org penumpang n barang di bagasi. Jgn memaksakan diri, penumpang lbh dari 5 (ada yg dipangku), lalu barang pnh di bagasi lalu disimpan di atap mobil. Niatnya mgkn ingin berhemat, tp menjadi beban bagi pengemudi n kaki2 si kendaraan, nyetir jd berat, tdk seimbang, n rawan kecelakaan. Kl sdh kecelakaan, biayanya jd jauh lbh boros. Ini yg terkadang sering dianggap remeh.

4. Dalam keadaan tertentu, bisa menerapkan aggressive safety driving atau malah defensive safety driving
Jangan tertukar antara agressive safety driving dengan aggressive driving. Kalau aggressive driving jelas berarti mengemudikan kendaraan secara agresif, ugal-ugalan, tdk mau ngalah, gas disentak, ngerem mendadak, ngebut, salip sana salip sini, terobos lampu merah, membunyikan klakson scr berlebihan thd semua yg dianggap pengganggu, n menerobos pintu kereta api yg sdh tertutup. Tujuannya cuma satu, lbh cepat sampai tujuan tanpa mengabaikan keselamatan dan hak pengguna jalan lain. Biasanya pengemudi spt ini akn muncul saat macet parah dan kondisi sudah lelah.Tapi kalau agressive safety driving yaitu mengemudikan kendaraan secara agresif tp tetap mematuhi tata tertib lalu lintas dan prinsip safety driving. Misal: dengan tujuan dikejar waktu dan macet parah, maka pengemudi kendaraan hrs meningkatkan kecepatan kendaraannya di jalan yg memungkinkan utk itu, tp tetap kalau ada lampu merah berhenti, ada yg menyeberang kurangi kecepatan, ngerem scr halus, dsb. Atau mengemudikan kendaraan tp terpaksa hrs menerima panggilan penting HP, smntr tetap dikejar waktu, solusinya tetap berkendara n menggunakan perangkat handsfree serta dudukan khusus utk HP di mobil, shg tetap fokus mengemudi serta bisa berkomunikasi via HP dgn nyaman. Gaya mengemudi agressive safety driving jg diterapkan oleh ambulans, damkar, voorijder, n sejenisnya, utk hal2 yg darurat.
Aggressive Driving is not The Same as Aggressive Safety Driving. Sumber: pinterest.com
 Sementara defensive safety riding (sering disebut jg preventif), yaitu cara berkendara yg menungggu, sabar, cenderung mengalah, mencegah, dan menghindar. Misal: tepat di depan kita ada kendaraan yg lampu remnya mati, maka daripada menabrak (akibat rem mendadak), lbh baik mengalah dengan melambatkan kecepatan sampai kendaraan tsb agk jauh demi keselamatan. Contoh lain: di belakang kita ada konvoi kendaraan yg krg simpatik, daripada ikut emosi, lbh baik berhenti di pinggir jalan sampai kondisi lbh aman. Jika perlu, foto dan laporkan oknum tsb lwt medsos, itu namanya mengalah sambil melakukan counter attack biar ada kepuasan batin hehe.. Atau di sekitar kita terdapat pengemudi agresif yg grasa grusu n ugal2an lbh baik mengalah n menghindari pengemudi tsb, kalau perlu berhenti sejenak. Atau ada pengemudi motor menyalip mobil lalu terlalu mengambil jalan yg sdg kita lintasi (menggunakan mobil), maka sikap kita hrs menghindar secepat mgkn, n menurunkan kecepatan, bknnya mlh smkn ngebut n sengaja menabrakkan ke si penyalip seolah ingin memberitahu "elu menyerobot jalan gue, rasain kl ketabrak". Berat memang utk bersikap bijak, terkadang sering kalah oleh emosi sesaat. Mengalah demi kebaikan jauh lbh baik daripada menang dlm perbuatan yg tdk terpuji :).

5. Dalam keadaan darurat, hrs cepat mengambil keputusan
Misal kendaraan mengalami rem blong, maka pengemudi hrs cepat mengambil keputusan. Jika kendaraan yg dikemudikan adalah mobil, msh bisa terbantu rem tangan, menurunkan gigi secara bertahap dan tidak dihentak (rem mesin), serta sebisa mungkin menghindari tabrakan dgn kendaraan di depannya dengan cara mengambil jalan ke pinggir. Tp jika kendaraan tsb adalah bus dan truk, rem tangan pun tdk berfungsi, shg satu2nya cara adalah menurunkan gigi secara bertahapdan sebisa mungkin menghindari tabrakan dgn kendaraan di depannya dengan cara mengambil jalan ke pinggir. Hal tsb bisa diterapkan juga jika terjadi pecah ban mendadak. Tapi dalam kasus pecah ban mendadak, tidak boleh mengerem mendadak karena bisa bikin limbung mobil. Apalagi kondisi setir menjadi semakin sulit dikendalikan. Jadi, mengerem secara wajar sambil memastikan arah jalannya mobil tetap lurus. Lalu, ketika sudah melambat, baru bisa berhenti di pinggir jalan. Waspada dari kemungkinan pecah ban tsb memang disengaja oleh perampok. Atau amannya sih berhenti di tempat yang aman dan ramai. Kalau memang darurat hanya bisa berhenti di tempat yg sepi, segera hubungi kenalan dan org bengkel yg dpt dipercaya atau bunyikan klakson terus menerus pasti mengundang perhatian yg melintas hehe.... Tentunya rampok akan berpikir ulang, jika yg dirampoknya dilindungi banyak orang.

Contoh lain: ketika mobil tiba2 mesin mati mendadak (pengaruh elektromagnetik pada rel) saat melintasi rel yg akn dilintasi kereta api, maka ketika msh ada waktu, langsung bunyikan klakson secara terus menerus, seketika mobil yg sulit distarter tiba2 bisa on kembali. Aneh tp nyata. Tp ingat, jika dari kejauhan nampak kereta lewat, smntr mesin mobil msh mati, lgsg segera keluar tanpa hrs memikirkan barang berharga di dlm mobil. Fenomena klakson yg membuat mesin mobil hidup kembali ketika melintasi rel trnyta bisa dijelaskan secara ilmiah. Jadi, rel dapat menghantarkan listrik dan magnet, lalu tersimpan selama berjam2. Itu yg membuat mesin mati mendadak. Bunyi klakson yg terus menerus trnyta dpt memutus rangkaian listrik dan magnet di rel dan sekitarnya. (Sumber: berdasarkan kisah nyata, selengkapnya ada di Youtube FARID HAMZ).
Mogok di Rel Kereta Api dan Solusi Darurat Membunyikan Klakson. Sumber: lampung.tribunnews.com

6. Di-update Senin, 5 Maret 2018 tentang Larangan saat Berkendara (Sumber: Koran Pikiran Rakyat tgl 5 Maret 2018)
Masih berkaitan dengan safety driving, yang menjadi viral baru-baru ini mengenai larangan mendengarkan radio, musik, dan merokok saat berkendara. Pelanggarnya bisa dikenai denda Rp. 750000. Kelihatannya sepele, namun menurut Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Kasubdit Bin Gakkum) Polda Metro Jaya mengatakan, apakah hal tersebut dapat mengganggu konsentrasi berkendara, jika iya, jelas melanggar, tapi jika tidak, maka tidak melanggar. Hal ini mencuat ketika ada pendengar radio yang menanyakan hal tsb kepada beliau. Jika melihat dasar hukum Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, memang larangan mendengarkan radio, musik, dan merokok saat berkendara, tidak dijelaskan secara rinci, tapi ada kata "penuh konsentrasi" pada pasal 106 ayat (1) UU tsb. Isi lengkapnya: "Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermoror di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi". Sayangnya kata "penuh konsentrasi" masih kurang dipahami oleh beberapa pengendara, padahal itu bermakna luas, seperti badan sehat dan bugar, tidak mengantuk, tidak di bawah pengaruh obat dan alkohol,dsb. Kata "penuh konsentrasi" berbeda-beda untuk tiap pengemudi, misal ada pengemudi yg mengemudikan kendaraannya tetap berkonsentrasi penuh ketika diajak ngobrol, tapi ada yg sebaliknya. Begitupun soal merokok, mendengarkan musik, dan radio, apakah itu mengganggu konsentrasi si pengemudi atau tidak. Masalahnya, bagaimana mengetahui si pengemudi dalam keadaan konsentrasi penuh atau tidak, apakah pantas dikenakan denda atau tidak? (yg besarnya bisa mencapai Rp. 750000 atau pidana kurungan paling lama 3 bulan mnrt pasal 283 UU tersebut). Menurut saya, denda/pidana akn bisa diterapkan jika sudah terbukti akibat yg terjadi berupa kelalaian yg dilakukan si pengemudi akibat tidak konsentrasi. Misal, terjadi kecelakaan tunggal, di mana mobil menabrak pembatas jalan. Diduga pengemudi terlalu fokus dengan suara musik dan menyanyi, sehingga krg memperhatikan kondisi jalan. Nah, karena kecelakaan tsb denda/pidana jelas dpt diterapkan. Begitupun mengemudikan kendaraan sambil merokok, apakah dengan merokok membuat konsentrasi berkendara si pengemudi semakin bagus atau refleks si pengemudi malah berkurang? (terpecah konsentrasi antara memegang setir dan rokok spy tdk terjatuh). Lagi-lagi pembuktian kelalaian ketika sudah terjadi kecelakaan

7. Di-update 12 Juni 2018, setiap pengemudi hrs sdh memiliki ilmu yg mumpuni utk mengemudikan kendaraan, spt taat lalu lintas, mahir mengemudi, selalu bw kelengkapan surat kendaraan n mengemudi, jaga jarak aman dgn kendaraan lain utk menghindari kecelakaan beruntun, jgn main gadget, bisa mengatasi gangguan darurat pd kendaraan sblm meminta bantuan montir (spt hrs ganti ban yg kempis, mobil mogok, dsb), waspada thd keadaan sekitar, n lbh baik lg memiliki self-defense jika terjadi gangguan keamanan saat berkendara. Di samping itu, hrs ngerti aturan lain yg memang tdk berkaitan dgn safety driving, tp berkaitan dgn keselamatan bersama. Misal: ketika kendaraan bermotor sdg diisi bahan bakar di SPBU, maka pengemudi  berikut penumpangnya dilarang: main hp (apalagi yg menggunakan sinyal spt online game), menyalakan kendaraan, merokok, n memotret. Jika itu dilanggar, yg paling mengerikan bisa mengeluarkan percikan api dari dlm kendaraan, merembet k saluran bhn bakar, n rentan meledak. Baiknya sih, hal2 spt ini hrs masuk kurikulum pendidikan sbg bagian dari ilmu kehidupan.
Larangan2 di SPBU. Sumber: palingseru.com
     Diupdate 7 Desember 2018
8. Terjebak Banjir, Matikan Mesin 
Masalah ketika mengemudikan kendaraan saat musim hujan adalah kekhawatiran terhadap banjir. Dampak banjir terhadap kendaraan pada umumnya adalah terjadinya water hammer, yaitu kondisi di mana saluran udara, mesin, dan ruang bakar kemasukan air akibat kendaraan memaksakan diri menerobos banjir. Akibatnya, stang piston akan bengkok, tidak bisa digunakan lagi, dan akhirnya mogok (sumber: mobileupdate.net). Jika mengalami kondisi tersebut, jangan pernah distarter berulang-ulang, tinggalkan mobil anda, dan hubungi derek terdekat. Jika dilanggar, stang piston akan semakin bengkok, kerusakan blok mesin dan kruk as. Jika semua komponen tsb harus diganti, harganya relatif mahal, terutama stang piston. Tapi, memang langkah preventif adalah menghindari genangan air yang cukup tinggi.

Menurut Agustinus Karyono, Area Service Coordinator Jawa Barat PT. Astra Internasional Daihatsu, ketika hujan, pemilik kendaraan harus mengetahui tinggi intake manifold (bagian mesin yg memasok campuran bahan bakar/udara ke silinder) kendaraannya.Misalnya Granmax masih bisa melewati banjir setinggi 60 cm karena intake-ya tinggi. Perhatikan sistem pengereman, kuras setiap 20000-40000 km, lalu AC dicek setiap 10000 km, periksa karet wiper dan wiper fluid. Sementara itu, coolant radiator tidak boleh terisi penuh, cukup diisi hingga batas atas (sumber: Koran Pikiran Rakyat 7 Desember 2018).

Kesimpulan: mengemudikan kendaraan dengan waspada, hati-hati, mematuhi tata tertib berlalu lintas, & safety driving/riding memang tidak menjamin bebas dari kecelakaan, tapi setidaknya bisa meminimalisir risiko yg tidak diinginkan. Dlm berlalu lintas biasanya berlaku hukum alam, jika kita berkendara secara positif, maka kmgkn besar kita akan dikelilingi oleh lingkungan yang positif, trmsk pengendara di sekitar kita. Sebaliknya, jika berkendara secara negatif, maka kmgkn besar akan dipertemukan oleh lingkungan yg negatif, termasuk pengendara di sekitar kita. Untuk langkah preventif, kita harus senantiasa berdoa utk meminta perlindungan-Nya sblm, saat, dan setelah ketika berkendara dan beraktivitas. Hal tsb sngt penting spy terhindar dari hal2 buruk di luar kemampuan manusia, spt rem blong, pengemudi ngantuk/mabuk, pecah ban, bencana alam, dsb. Jika tidak sanggup mengemudikan kendaraan, sebaiknya tidak dipaksakan. Yang hati-hati dan mahir saja masih bisa mengalami kecelakaan yg tak terduga, apalagi yg tidak hati2 dan tidak mahir, tapi setidaknya dgn kehati-hatian dan kemahiranmengemudi bisa meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Artikel ini ditutup dgn quote bijak disambung dgn meme (lelucon bergambar) berikut: "keselamatan berkendara bukan kewajiban, tapi kebutuhan" (Rifat Sungkar). Ya, kebutuhan spt halnya ketika lapar dan haus lalu kita makan makanan dan minum minuman kesukaan dgn begitu ikhlas, nikmat, dan tidak terbebani.

Silakan mampir juga ke blog saya yang kedua (tentang kesehatan & kemanusiaan, full text english), ketiga (tentang masalah & solusi kelistrikan), dan keempat (tentang hewan peliharaan). Semoga bermanfaat. Terima Kasih. Berikut link-nya:
Blog 2: healthyhumanityvicagi.blogspot.com
Blog 3: listrikvic.blogspot.com
Blog 4: petsvic.blogspot.com

Penegakan Hukum di Indonesia yang Belum Merdeka ⚖️

Tidak terasa, sebentar lagi sudah tanggal 17 Agustus, yang merupakan hari kemerdekaan Indonesia. Apakah rakyat Indonesia sudah benar-benar m...